Urat Srimulat

Pernahkah bertemu dengan orang – orang yang bisa banget membuat kita tertawa menyimak becandaannya? Pasti pernah ya 😀

Pernahkah bertemu dengan orang – orang yang seberusaha apapun mereka melucu tetapi tidak berhasil membuat kita tertawa lepas? hheemmmmm … pernah?

Apakah kalian termasuk yang banyak tertawa dan mudah diajak tertawa? Ataukah sebaliknya?

Apakah harus dipancing dengan hal yang super lucu dulu baru tertawa? Ataukah sebaliknya, bisa dari hal yang sederhana?

Apakah harus disiapkan mood sebaik – sebaiknya supaya asyik diajak becanda? ataukah mengalir saja dan bisa tertawa kapan saja?

*Banyak nanya* 😀

Terkadang sense of humor seseorang bisa naik turun tergantung kondisi dan moodnya saat itu. Bisa jadi yang biasanya mudah diajak tertawa mendadak dia super diam ketika diajak bercanda. Kadang ada yang biasanya kalem-kalem saja, mendadak jadi heboh ketika bercanda. Kadang juga dalam suatu obrolan, bisa jadi sense of humor seseorang naik turun. Yang awalnya bisa berhahahihi menertawakan hal – hal remeh temeh sambil bergosip, bisa akhirnya tidak nyambung tingkat humornya. Seperti yang terjadi pada saya dan mas Bembi beberapa waktu lalu 🙁

Awal -awalnya kami berbincang santai sambil berhahahihi menertawakan ini itu. Apapun yang dibicarakan selalu bisa memancing tawa, sampai akhirnya mas Bembi meminta tolong menelisik beberapa artikel. Konsentrasi saya pun teralih dan berdampak pada konesntrasi dalam bercanda yang juga menurun. Setelah serius menelisik dan mendiskusikan beberapa artikel, mas Bembi memberi bonus sebuah link gambar. Karena konteksnya kami baru saja mendiskusikan beberapa artikel, saya pun ngehnya link tersebut masih ada hubungannya dengan artikel -artikel sebelumnya.

Begitu gambar terbuka, saya merasa ada yang aneh dengan gambar tersebut, tapi apa ya? Akhirnya saya pun khusyu’ menerka cerita dibalik gambar. Ketika mas Bembi menanyakan apakah gambar sudah terbuka atau belum, reaksi saya adalah bertanya “terus?”. Hahhahhaha sepertinya mas Bembi kaget dengan reaksi saya yang lempeng – lempeng saja dan mempertanyakan kenapa saya tidak tertawa padahal dia bisa tertawa terbahak – bahak melihat gambar tersebut.

Akhirnya sampailah kami pada kesimpulan, bahwa malam itu urat srimulat kami sedang berbeda, jadi apa yang lucu menurut mas Bembi menjadi terlihat biasa saja untuk saya 🙁 Kata mas Bembi, urat srimulat kami tidak sama malam itu. Jadinya apa yang lucu menurut mas Bembi terlihat sangat biasa di mata saya. Dan begitu sebaliknya. Duh! jadi sungkan …

24 thoughts on “Urat Srimulat

  1. Mmmm…. iya.. pernah 🙂

    Terkadang sering… kadang nggak nyambung sense of humor. Biasanya selain mood ada jg dipengaruhi larena sudah lama tidak berjumpa…. jd kurang sreg lagi. 🙂

      1. Pernah semua 😀
        Pernah ngerasain dilucuin sama orang tapi akunya bengong.
        Pernah juga jadi man of show di panggung (yang nonton para sepupu) dan sukses. Pernah juga coba ngelucu eh gantian orang yang bengong. Komplet 😀

  2. Level sense of humor bisa berbeda-beda.. terkadang kita bisa berada di frekuensi yang berbeda-beda dengan orang lain.. 😀

    1. WHahhahhaa iya mbak May.
      Masih inget gak pas jaman kos dulu, kita berdua bisa tertawa ngakak pas nonton Saving Privat Ryan dan si Retno kaget kita kok bisa ketawa2 padahal kan lagi nonton pilem perang 😀

    1. Kalau ini sama isna *Toooss*
      Tapi asalkan gak sambil diselingi diskusi super serius, biasanya urat srimulatnya bisa nyambung

    1. iya Ay 😀
      Yg kaget kmrn biasanya sama2 bisa ketawa dan bahkan pas itu juga habis ketawa2, eh pas bagian gambar mendadak langsung beda

    1. Whahhahahahahaa 😀
      Janganlah nama itu memancing curiga mbak, dia bukan yang sering kita bicarakan di PM itu hahhahhahaha

    1. Whahhahahhahaaa *padahal yg baca ini merasa kalian berdua lucu loh Non*
      trus kalo sudah gitu? kalian gimana Non?

      1. yah nanti dijelasin kenapa ketawa, baru deh cengengesan atau kalau gak malah bingung kenapa lucu. matt paling gampang ketawa sih, selera humor dia bagus banget. dia liat orang naik motor matik pink,cowok aja ketawa cekikikan sambil kasih komentar sarkas. pokoknya kalo lagi sama dia berasa ada burung, ngomong trus walo gak kita peduliin. dan komentar2 dia itu sarkas plus lucu. kadang2 aku takut dia ditabok orang sangking nyinyirnya hahaha

        1. Whahahhahahaaa … sudah kebayang, klo sama Matt ini gak betah lama2 diem dan bakalan banyak ketawanya
          Penasaran dengan komentar sarkasnya Matt nih, jangan2 11-12 dengan kami disini hihihhihihi

          1. jahat Dian mulutnya, serius 🙂 kalo udah ketemu ama beberapa temen bulenya lebih jahat lagi mulut mereka pas ngumpul2 itu. Jahat, lucu dan pengen nabok sebenarnya kalo yang denger itu korbannya hihi

          2. Setiap kali membaca kalimatmu yang “pengen nabok” kok yg kebayang adegan nyuwol2 pipinya Matt ya Non? Whahhahahhaaa
            Matt ini nggemeske ternyata

  3. kadang rancu antara beda sense of humor apa kitanya yg tulalit or telmi wwkwkkwk… pernah liat gambar yg di share di FB, orang2 pada ngetawain, lah aku masih rubah2 angle dari mana dan apanya yang lucu dari gambar itu…. mau ikut2an ketawa tar takut salah n ketawan kalo sok ngerti xixixixiiii

    1. Whahhahhahahhahahaaa
      Nah! itulah mbak Ibhets. Kemarin pas dikasih gambar itu aku mikirnya berat banget! “Ada apa dengan gambar ini?” sampe2 ga kerasa lucunya. Padahal dua temanku yg lain, bisa kemekelen lihat gambar itu

Leave a Reply