Tongklek

Pagi nanti, bagi yang mengikuti pengumuman pemerintah akan melaksanakan sahur pertama bulan Ramadhan tahun ini. Ada kebiasaan warga di sini yang selalu diadakan setiap tahunnya mulai awal sampai akhir Ramadhan. Adalah Tongklek, sebutan untuk tradisi membangunkan orang sahur dengan menggunakan musik. Musik/lagu yang dipakai bisa bermacam – macam, mulai lagu terkini sampai lagu Jawa. Alat yang dipakai pun seadanya, kecuali jika ada perlombaan Tongklek.

Biasanya Tongklek ini mulai diperdengarkan sekitar jam 2 dini hari. Di kampung kami, kadang ada beberapa kloter. Kloter pertama adalah anak – anak usia SD yang akan berkeliling kampung sembari menyanyi dan memukul – mukul alat musik sederhana yang dibawanya. Oiya, anak – anak ini biasanya menggunakan sepeda dan membawa ember yang dipukul – pukul untuk mengiringi mereka menyanyi. Setelahnya, akan disambung oleh para remaja yang juga berkeliling kampung.

Duh! Karena saya mempostingnya di hari pertama, jadi belum bisa mengambil gambar anak – anak yang sedang berkeliling kampung untuk membangunkan para tetangga. Tapi jika ada yang ingin tahu bagaimana Tongklek yang ada di daerah kami, dibawah ini adalah video yang saya ambil pada Festival Tongklek tahun lalu πŸ˜€

Karena namanya festival, jadi peserta tongklek diatas mencari tampilan yang unik dan seru. Pppssstttt, rombongan ini adalah salah satu dari yang ditunggu – tunggu saat Festival Tongklek.Β Kalau untuk keseharian, tentunya tampilannya tidak seseram ini, Biasanya mereka menggunakan pakaian keseharian sambil mencangklong sarung di pundaknya πŸ˜€

Apakah di tempat kalian juga ada tradisi semacam ini?

15 thoughts on “Tongklek

        1. wah iya sih, Kalau pas bangunin sahur, suaranya bisa tiba2 muncul didepan rumah dan bikin “kegaduhan” tengah malam

    1. Dan biasanya dirimu kebangun ndak Non? Aku sih walaupun mereka tongklekannya kenceng, ndak pernah kebangun hihihihihihi

Leave a Reply