Sahabat Itu Bukan Muhrim!

Sumber : dripara.wordpress.com

Janji! ini yang terakhir (bulan ini) saya membahas soal galau dan cinta-cintaan disini πŸ˜†

Obrolan sore dengan seorang teman kemarin, membawa saya pada pertanyaan ini. Apa yang terjadi jika saya jatuh cinta pada sahabat baik sendiri? Akankah hubungan persahabatan kami baik-baik saja? Apakah akan berakhir bahagia? atau justru porak poranda?

Tidak! Saya tidak sedang mengalami hal ini. Jadi, tenang saja wahai para sahabat baik yang bergender pria πŸ˜†Β Kalau pun hati ini tertambat, tertambatnya pun pada seseorang yang …. ah! sudahlah, saya tidak akan hendak curhat tentang ini πŸ˜›

Ada yang pernah mengalami? πŸ˜†

Saya pernah, jaman kuliah dulu. (Semoga tidak ada teman kuliah yang membaca postingan ini)

Saya pernah jatuh cinta pada sahabat sendiri #ngaku. Jatuh cinta diam-diam dan membiarkannya bertepuk sebelah tangan. Walaupun tanpa diucapkan, saya yakin si sahabat ini tahu πŸ™‚ Tetapi baiknya, si sahabat ini tidak lantas menjaga jarak atau merasa saya merusak persahabatan. Justru sebaliknya, si sahabat dekat ini selalu bersikap baik dan manis serta siap membantu kapan pun saya membutuhkan pertolongannya. Dia menghormati dan menghargai perasaan yang muncul padanya. Hal inilah yang membuat saya kagum padanya, sampai sekarang πŸ˜€

Sahabat itu bukan muhrim!

Jadi tidaklah haram jika diluar rencana ternyata kita jatuh cinta pada sahabat sendiri. Mencintai seseorang itu hal yang manusiawi, dan itu juga salah satu Hak Asasi Manusia. Tidak ada yang salah dengan jatuh cinta, pun dengan sahabat sendiri. Yang menjadikan cinta itu salah adalah bagaimana kita menyikapi perasaan cinta yang muncul. Terlibat dalam perselingkuhan, misalnya.

Butuh kebesaran hati serta kematangan emosi untuk menerima fakta bahwa si sahabat jatuh cinta pada kita. Butuh kedewasaan masing-masing pihak untuk mengelola perasaan masing-masing, supaya kehadiran perasaan ini disikapi sebagai suatu hal yang mungkin terjadi.

Lalu, bagaimana jika kehadiran perasaan cinta ini justru merenggangkan persahabatan yang sudah ada? πŸ™

56 thoughts on “Sahabat Itu Bukan Muhrim!

  1. *backsound : lagu sahabat jadi cinta hahahha
    Langsung ngakak baca postingan iki mbak. Dua kali menghadapi pertayaan tentang jatuh cinta terhadap sahabat cowok, pertama saat kuliah, yang kedua beberapa tahun lalu. Kedua sahabat itu kini semuanya sudah menikah dan aku masih bersahabat baik dengan keduanya. :)))

    1. dan backsound-ku adalah Perahu Kertas hahahhahaaa πŸ˜†

      Ngakak kenapa mbak? Ternyata kita sama-sama pernah mengalami jatuh cinta pada sahabat sendiri ya?
      Untungnya kok si sahabat itu baik, jadi hubungan persahabatannya tetap terjaga, walaupun sudah tidak singgel lagi

      1. kalau aku gak sampai jatuh cinta sih mbak..tapi teman2 yang lain menganggap kami saling jatuh cinta saking dekatnya. Saking cedake, betah ngobrol di telfon sampai 2-3 jam,,,tapi untung gak sampai jatuh cinta,.hahaha. Jadi pas mereka nikah ya biasa wae, cuma agak kehilangan karena tak bisa berinteraksi seiintens sebelumnya karena ada perasaan istri mereka yang harus dijaga heheheh

        1. Kok bisa sih mbak, sudah sedekat itu tapi gak sampe jatuh cinta? *penasaran*
          Kalau aku, pasti sudah memegang hati erat-eraaaattttt πŸ˜† *Itu hati apa balon yg tinggal 4?* << Ter-Nenny

          Iya ya mbak, ada interaksi yang hilang jika salah satunya berkeluarga. Ada batasan2 walaupun katakanlah sahabat dekat. Apalagi sahabatnya beda gender, musti tahu diri, daripada muncul hal2 yg tidak diinginkan

  2. Hmmmm berat banget, kayak nya ada yg patah hati nich. Tadi nyebut nama abcdefg, apakah dia ??? Atau ???

    Jatuh cinta itu tidak dilarang, nikmati dan syukuri. Biarkan tangan Allah yg menentukan akan bermuara dimana !!! Selama itu halal dan di jalan Tuhan yaa teruska #MulaiNgaco

    1. Aaaaakk Mas Cumi, komentarmuuuuuuu …. ngademin hati #worship

      Tapi aku tidak sedang patah hati kok.Ya kalaupun tadi menyebut nama, orangnya itu juga baik banget. Bisa menghargai perasaan orang lain πŸ˜€ Iya kan mbak Yusmei? *senggol2 mbak Yusmei*

  3. semestinya cinta membuat persahabatan semakin erat….. hanya amarah, dendam dan kebencian membuat persahabatan itu renggang…

    1. iya mbak, seharusnya asyik dong ya karena sudah mengenal dengan sangat baik satu sama lain, asalkan ….. tidak bertepuk sebelah tangan πŸ˜† Ups!

        1. Aaahhaayyy, mendadak terlihat ganteng? πŸ˜† Eh, iya juga sih hihihihihi
          Untungnya waktu itu sempet jadian ya? Jadi gak penasaran lagi #Eh

          1. Aamiin aamiin aamiin ….
            Harusnya memang seperti itu Ay, daripada sahabatan sama suami orang. Bisa bahaya bahaya nanti #Eh

  4. aku pernah baca quotenya filsup siapa gitu yaa, katanya sebaiknya kita jatuh cinta dgn sahabat baik kita hehe. soalnya pas kawin, pasangan itulah yg jadi sahabat paling deket kita

    1. Whahahhahahaaa, ini masih lebih layah di share daripada tulisan yg tersimpan rapih di draft mbak πŸ˜†
      Ada skrinsyut percakapan penuh esmosih jiwa-nya

        1. Pas nulis sih masih mbak, tapi sekarang sudah reda kok. Ternyata masalah itu ga ada apa2nya dibandingkan pernasalahan hidup yg lainnya.
          Selama bisa diambil pelajaran supaya diri sendiri tidak menikung orang lain dari belakang, sepertinya cukup. Dimaafkan saja yg menjengkelkan itu hahhahaha *lagi waras*

  5. pernah saya mendapat statemen bahwa…. persahabatan dan cinta tidak bisa disatukan. tergantung sih memang. jika cintanya bersambut, mungkin akan langgeng di kehidupan rumah tangga. jika tidak bersambut alias ditolak, mungkin hubungan persahabatan sebelumnya akan menjadi renggang, menjauh.

        1. Akan menjadi berbeda jika perasaan itu bertepuk sebelah tangan ya πŸ™

          Oiya mas, salam kenal #salaman
          Terimakasih sudah mampir dan selamat datang πŸ™‚

          1. setidaknya saya pernah menyaksikan kejadian seperti itu. tapi itu mungkn juga sangat tergantung dari kedewasaan masing-masing dalam bersikap.

            sama-sama, mbak πŸ˜€

        1. Huuaahahahhahahaa #BeneranNgakak

          Ternyata kita sama2 pernah jatuh cinta dengan sosok dilayar kaca *tutup muka pake remot*

    1. Whahhahahhahhahahahahaa *Siapin ketapel, pake apel kristal*

      Apel kristal kabarnya baaaiiiikkk, dan dia masih anteng di lemari. Sepertinya mau kuhibahkan saja

  6. Ternyata aku ga sendirian nih hihihi… lagi nyari obat biar bisa hilang. Soalnya ngerasa bersalah juga semacam jadi pengkhianat gitu sama sahabat sendiri… 😐

    1. hehehehehe iya, ga enak ya kondisi semacam itu
      Tapi soal hati, ya mau gimana lagi?
      Syukur klo si sahabat mau ngerti

  7. saat ini saya sedang mengalaminya…entah sejak kapan, sjak prkuliahan sampe skrg udah lulus masi nyimpan perasaan..sepertinya dia tau saya suka, dy jg kadang kasi kodekode gtu..tp gtwnya, dy jadian sma org lewat sosmed..sakitnya itu loh :'(

    1. Antara menggemaskan dan bikin geregetans ya Yana πŸ˜€

      Kamu yang sabar ya #pukpuk
      Insyaallah nanti ada masanya akan bisa menertawakan kelucuan2 diri sendiri saat ini hehehhhee

Leave a Reply