Pertemuan Dalam Pelarian

 

Ada berbagai alasan yang melatarbelakangi perjalanan kami ke Yogya waktu itu, dan kami memiliki alasan yang berbeda tetapi memiliki garis merah yang sama, pelarian! Ninda yang menepi sejenak ke Yogya untuk menyegarkan pikiran ditengah situasi lingkungan kerja yang tidak menyenangkan, Caesar yang terlalu bosan berhadapan dengan mesin-mesin, Heri yang jenuh dengan rutinitasnya, Ronnie yang rela tidak melakukan perjalanan selama empat tahun hanya untuk berlari ke Indonesia, dan saya yang bersembunyi dibalik alasan workshop padahal sebenarnya sedang lari dari patah hati *uhuux*.

Kami tidak sengaja bertemu dalam pelarian kami diperjalanan menuju Candi Prambanan. Pertemuan tidak sengaja yang akhirnya membawa kami bertualang bersama selama 12 jam di Yogyakarta. Pada awalnya kami berlari sendiri-sendiri, namun pertemuan tidak sengaja itu telah menyatukan dan menghadirkan suasana yang berbeda dalam pelarian kami, memberikan pengalaman istimewa yang tidak kami duga sebelumnya, dan pada akhirnya kami tidak lagi berlari sendiri-sendiri. Kami berlari bersama-sama menikmati Yogyakarta dari sudut yang berbeda dan menutup pelarian kami dengan wajah yang lebih sumringah, senyum yang lebih lebar dari sebelumnya, dan pengalaman hati yang lebih kaya.

 

6 thoughts on “Pertemuan Dalam Pelarian

Leave a Reply