Perpanjangan SIM C Tanpa Calo

Sebenarnya, masa berlaku SIM saya baru habis bulan depan, tetapi karena takut kelewat tanggalnya dan mumpung lagi lodhang juga, akhirnya saya pun memutuskan mengurus perpanjangan SIM kemarin, beberapa minggu lebih awal.

Bayangan saya, kondisi Polres Tuban kurang lebih sama seperti 5 – 10 tahun lalu saat mengurus SIM. Penuh sesak orang dan antrian panjang. Itulah kenapa, saya sudah mempersiapkan diri dengan membawa minum dan cemilan, jaga-jaga kalau kelaparan saat sedang menunggu antrian 😆 *Males beli di kantin sana, soalnya antrian bakal disalip*

Rencananya, saya ingin memperpanjang SIM lewat mobil SIM Keliling, karena selain tidak perlu antri, waktunya juga lebih fleksibel. Namun setelah diperhatikan, sejak setahun belakangan saya tidak pernah menemui mobil SIM Keliling lagi 🙁 Sempat saya mengeluhkan soal ini pada seorang teman, dan komentar si teman saat itu “Tuban kota kecil. Cuma butuh waktu 10 menit sudah bisa sampai ke Polres, ngapain juga ada SIM Keliling?” << Iya juga sih, hehhehehe 😆

Karena proses ini hanya dilakukan setiap 5 tahun sekali, saya pun lupa-lupa ingat syarat dan tahapannya apa saja. Akhirnya, bertanya pada Mbah Gugel pun menjadi solusi. Yang perlu dipersiapkan antara lain: fotokopi KTP, SIM asli, dan biaya perpanjangan sebesar Rp 75.000,- (murah ya?)

Untuk menghindari antrian, saya (dengan ditemani adek sepupu) berangkat dari rumah agak pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Sesampai di Polres, kami langsung menuju ke ruangan bagian belakang untuk mengurus SIM. Di bagian pintu masuk, ada dua orang pak Polisi yang menyambut kami dan menjelaskan tahapan-tahapan perpanjangan SIM.

Untuk lebih jelasnya, tahapan-tahapannya saya tulis per-poin ya 😀

  • Membeli stop map warna kuning & Fotokopi KTP rangkap 2. Total, membayar Rp 2.000,-
  • Lanjut ke klinik kesehatan (yang juga ada di lingkungan Polres), menyerahkan stopmap kuning dan fotokopi KTP. Proses di bagian ini tidak terlalu ribet, hanya diminta menutup sebelah mata dan mengeja huruf yang tertera di layar. Di klinik ini kita dikenakan biaya sebesar Rp 20.000,-

DSC02260

  •  Setelah tes kesehatan beres, selanjutnya mengambil formulir di petugas yang ada di sana dengan menunjukkan SIM asli. Oiya, tidak perlu membayar saat mengambil formulir ini. Karena formulirnya masih berupa dokumen fisik yang harus diisi secara manual, sebaiknya persiapkan pulpen sejak dari rumah. Kemarin sih saya pinjem adek2 SMA yang duduk di sebelah 😆

DSC02265DSC02263

  • Setelah semua kolom dalam formulir terisi, masukkan semua dokumen (SIM lama, fotokopi KTP, dan formulir) ke dalam stopmap kuning dan serahkan pada bagian pendaftaran.

DSC02267

  • Setelah menunggu sebentar, kita akan dipanggil mbak2 petugas dari BRI (yang bertugas di sana) untuk melakukan pembayaran senilai Rp 75.000,-. Dan, kita pun tinggal menunggu untuk proses terakhir => pengambilan foto

DSC02268

Apa yang ada di Polres Tuban kemarin benar-benar jauh dari bayangan saya sebelumnya. Tidak ada ruangan yang penuh sesak orang dan pengap. Yang ada adalah ruangan yang bersih, cukup nyaman, berpendingin, semua orang yang ada di dalam mendapat tempat duduk dan tidak perlu berjubel seperti beberapa tahun lalu.

DSC02269

Botol minuman belum saya buka dan bungkus cemilan masih rapi saat nama saya dipanggil untuk masuk ke dalam ruangan foto, dan 5 menit kemudian nama saya kembali dipanggil untuk mengambil SIM yang sudah jadi.

Sim

WOW! Cepat sekali …

Saya sampai ke Polres sekitar pukul 08.15 dan SIM (baru) sudah bisa diambil pukul 08.45. Cuma butuh waktu setengah jam tanpa perlu ribet! Untuk total biaya yang saya bayarkan hanya sebesar Rp 97.000,- (2 ribu untuk fotokopi, 20 ribu untuk tes kesehatan, dan 75 ribu untuk biaya pepanjangan SIM).

Saya tidak tahu kalau mengurus perpanjangan SIM lewat calo butuh bayar berapa. Tetapi kalau pelayanannya sudah sebaik dan sepraktis ini, kenapa masih harus menggunakan jasa calo? Bukankah mengurus perpanjangan SIM sendiri lebih menyenangkan? 😀 #DigaplokCalo2diPolres

23 thoughts on “Perpanjangan SIM C Tanpa Calo

    1. Waaahhh Dani sudah pernah nyoba SIM keliling ya. Aku penasaran. Kayaknya prosesnya jauh lebih cepat daripada klo dateng ke polres langsung ya Dan

    1. Saya terakhir ke polres 5 buat ngurus SIM 5 tahun yg lalu mas. Kondisinya jauh berbeda dengan kemarin. Dulu masih usel2an didalam ruangan dan antriannya lama (Antrian ambil fotonya)

  1. sekarang ngurus apa2 serba mudah ya mbak.
    pas urus pajak motor jg kirain ribet ternyata mudah malah ada pak pol yg tugasnya memandu dan menghalau para calo hehehe
    salam kenal mbak

    1. hai Indri, salam kenal ^_^
      iyaaa, seneng skrg ngurus apa2 seba mudah.
      Haahahaaaa sama, kirain ngurus pajak motor itu ribet, tp ternyata ga sampe 10 menit sdh beres

  2. sama tuh pas om di mapolda jatim urus balik nama roda 4 plat B ke plat S. bayangan om persis kamu dian, coba terka brp lama nunggu proses jadi? satu jam? dua jam? setengah hari? oh ternyata tidak_ om kaget, hanya sepuluh menit beres. bahkan yg paling lama itu naik busnya dr tuban ke bungurasih 3 jam. bungurasih ke mapolda 1 jam plus nunggu bus penuh. jalan kaki di halaman mapolda yg luasnya bikin keringatan 10 menit. ditambah waktu tanya sana sini tempatnya 10 menit. dus mampir ke kantin untuk ngopi sama rokok itu yang lama 3/4 jam. itu dikalikan 2, nah

  3. tapi katanya buat perpanjangan sim skarang ada tes prakteknya lagi iya????
    tapi kalau boleh tahu, kalau perpanjangan di sim mobil keliling kalau sim kita kelewat bisa gak ya?

    1. Kalau perpanjangan SIM asalkan mengurusnya tidak telat, tidak ada tes lagi. Prosesnya sama seperti yang saya tulis di postingan lagi.

      Tapi, saya tidak tahu kalau misal mengurus perpanjangan SIM-nya saat SIM sudah mati.

  4. Saya perpanjang sim c tgl 2 feb 2015 jam 09.30 di kebon nanas jak-tim. Biaya cek kesehatan Rp. 25.000 dan petugas berseragam polisi di depan pintu langsung berkata biaya Rp. 130.000 uang perpanjangan klu mau di lebihin terserah seukarela..jd saya kira memang biayanya segitu jd saya tambah Rp. 10.000. Jd semua biaya yg sy berikan Rp. 165.000…padahal yg resmi cuma Rp. 75.000. Katanya sih sdh tdk ada calo…tp kok masih sekarang petugas yg berseragam polisi yg bermain…?

    1. Nah iya mbak, padahal sistem sudah ditata bagus, tapi masiiih ada aja oknum yang cari2 kesempatan buat jadi calo.
      Semoga kejadian mba Imelda ini bisa dijadikan peringatan untuk teman2 yg lain yg akan perpanjangan SIM, supaya lebih berhati2 lagi, walau dengan yg berseragam polisi sekalipun, dan tidak melakukan pembayaran kecuali di pos-pos yang sudah ditentukan.

  5. Terima kasih kan, informasinya sangat bermanfaat.
    Saya coba nngurus SIM A&C di Kudus cuma habis kira2 total Rp.185.000,- dengan rincian
    -Tes Kesehatan = Rp.25.000,-
    -SIM A & C = Rp.155.000,-
    -FOTO COPY, STOFMAP DAN PENA = Rp.3.500,-
    -Parkir (Pakai Motor) = Rp.1.000,-
    Pelayanan Good Memuaskan, cuma tadi saya datangnya agak siang jam 09.20an WIB jadi agak2 rame kira-kira Selesai jam 10.20an jadi dalam waktu satu jam termasuk tes kesehatan yg kira-kira memerlukan perjalanan pp dan pengurusan 30 menit.
    Untuk klinik kesehatan disini tidak jadi satu lokasi dngan Polres Kudus, tapi tempatnya tadi sepi pelayanan cepet, dan tempatnya nyaman2 saja berAC juga, begitu juga dengan tempat pembuatan SIMnya nyaman enak berAC.

Leave a Reply