Paramandani, Si Pencuri Perhatian

Akhirnya kami bisa bernafas lega ๐Ÿ˜€

Setelah sempat muncul kekhawatiran seperti yang pernah saya bahas disini, akhirnya keputusan yang cukup adil telah diambil kepala sekolah. Ya, semua paramandani di grup drumband sekolah Yaya diikutkan lomba di parade drumband tahun ini. Jadilah ada 3 paramandani dan 1 gitapati.

Regu Yaya mendapat nomor peserta 1 untuk kategori TK, dan mereka berempat (3 paramandani dan 1 gitapati) diajak untuk mengikuti upacara pembukaan didepan kantor bupati.

Melihat Yaya termasuk dalam barisan para paramandani dan gita pati itu, sempat terbersit keharuan. Si kecil yang biasanya bikin onar dirumah, bisa tampil kalem, penuh percaya diri, dan sepertinya dia sangat menikmati menjadi pusat perhatian orang-orang yang berdesakan di sepanjang jalan.

Umumnya, setiap ada kelompok drumband yang tampil, para paramandani dan gitapati inilah yang mencuri perhatian penonton. Bukan hanya gerakannya yang lincah mengikuti musik, penampilannya yangย ngejrengย dan berbeda dengan anggota yang lain tetapi juga riasan wajahnya yang kerap menyedot perhatian penonton dan memancing komentar “duh, cantiknya” ๐Ÿ˜€

Mendampingi Yaya sejak persiapan upacara sampai garis finish, saya sempat menemui banyak orang (mulai dari mas2 mbak2 peserta dari SMP & SMA, sampai penonton di beberapa ruas jalan) yang gemas dan menowel pipi Yaya sambil berkomentar “cantiknyaaaaaaaaaaaa” ๐Ÿ˜€ Saya sebagai tante dempulnya merasa bangga hahahhaha

Selain tampil cantik, Yaya ini juga tampil memukau. Untuk ukuran anak TK, Yaya sangat lihai memainkan tongkat dan tidak mengalami kesulitan ketika harus berjalan menggunakan sepatu ber-hak tinggi. Dan inilah penampilan Yaya ketika menjadi paramandani ๐Ÿ˜€

si_13303272_3qzgvyl92g_lr (1)

Duh Ya, masih kecil aja sudah cantiknya begini gimana besarnya nanti ya ๐Ÿ˜€

Selain Yaya dan teman-teman, inilah beberapa paramandina yang menarik perhatian penonton. Mereka dari beberapa SMP & SMA yang ada disini ๐Ÿ˜€

Cantik-cantik kan? ๐Ÿ˜€

Makanya kehadiran mereka selalu ditunggu dan memancing penasaran penonton ketika ada parade drumband

26 thoughts on “Paramandani, Si Pencuri Perhatian

    1. Gitapati itu klo di regu koor sekolah biasa disebut dirijen Isna ๐Ÿ˜€ Itu lho gak bagian ga bawa tongkat tapi dia yg mimpin regu drumbandnya

  1. aku tahunya mayoret, Yan. ternyata ada istilah lain untuk mayoret ya, hehehe
    btw Yaya cantiiik. masih kecil saja udah lincah. pas gedenya pasti jadi primadona nih

    1. Umur segini aja dia sudah jadi primadona mbak hihihihihii
      Sepanjang jalan banyak yang muji2. Apalagi yg riasan hari ini, malah ada yg minta foto bareng Yaya di tengah jalan (Tp mayoret yg lain ga dimintain foto)

  2. ikut nimbrung, Mbak…salam kenal…saya nyampe ke blog ini, melalui KOmunitas Penulis Bacaan ANak… Tuh, yang gitapati n paramanandi berkostum putih2, nomor 3 adalah murid2 saya! Yeiyyy… Salam kenal ya, Mbak… MOga2 bisa segera kopi darat

    1. Waaahhhhh ini mbak Eva yg kmrn komen di post-nya mbak Ratih ya di FB ya? ๐Ÿ˜€
      Salam kenal juga mbak.
      Hayyuukkk kapan2 kita kopdaran

Leave a Reply