#TellATale #LasemTrip Tentang Teman Seperjalanan

Ya, saya mendadak keluyuran!

Sebelumnya, jika ditanya tentang rencana jalan-jalan di 2013 saya pasti menjawab “tidak tahu, belum ada rencana. Kecuali jika ada tawaran mendadak” ๐Ÿ˜€ Dan alhamdulillah tawaran dadakan itu datang dari Ari aka Buzzerbeezz untuk bergabung di #LasemTrip.

Saat menerima tawaran Ari, saya belum tahu siapa saja yang akan ikut #LasemTrip ini ๐Ÿ™‚ Kemudian mensyen berjamaah pun muncul di Timeline terkait #LasemTrip. Ada beberapa nama yang sudah saya tahu (walaupun belum kenal), ada juga beberapa nama baru. Iya, saya belum pernah bertemu dengan mereka sebelumnya, tapi itu tidak masalah ๐Ÿ˜€ Tidak butuh waktu lama untuk mencairkan suasana karena mereka semua orang-orangnya asyik dan #LasemTrip kami berjalan dengan lancar dan penuh kehebohan kejutan.

Diantara mereka, sayalah yang paling tua *uhhuuxx*, tetapi yang paling hijau pengalaman jalan-jalannya. Mereka teman-teman yang asyik dan punya segudang pengalaman. Selama #LasemTrip saya senang sekali menyimak cerita dan pengalaman jalan-jalan mereka sambil sesekali bertanya. Menyimak tulisan mereka di blog sama asyiknya dengan mendengarkan mereka bercerita langsung ๐Ÿ˜€

Sebelum memulai berbagi “oleh-oleh” #LasemTrip, saya ingin memperkenalkan teman-teman seperjalanan saya yang asyik ini ๐Ÿ˜€

Foto didapat dari twitpic Fahmi

(foto didapat dari twitpict-nya Fahmi)

  1. Ari (@Buzzerbeezz)ย adalah teman yang berbaik hati mengajak saya bergabung dengan #LasemTrip. Kami saling mengenal di blog lalu berlanjut ke twitter. Ternyata baik di blog atau twitter atau pas ketemu langsung, Ari ini sama saja, sama-sama tengilnyaย asyiknya. Kadang kalau sudah menyinggung soal blog, Ari ini mendadak cekekable hihihihihihi. Trimakasih untuk #LasemTrip dan kartu pos Lombok-nya ya Ari ๐Ÿ˜€ Penasaran Ari yang mana? Yang pake kaos biru dan sendal kuning.
  2. Nenny (@Nenny_45as) Nenny adalah orang pertama di #LasemTrip yang saya temui. Cantik, ramah, menyenangkan, dan kalem. Itulah kesan pertama saat ketemu Nenny. Ternyata eh ternyata, Nenny ini adalah … *uhhuxx* … (calon) nyonya Buzzerbeezz. Tidak butuh waktu lama untuk kami bisa akrab seperti teman lama. Selama #LasemTrip saya jadi tahu perjalanan kisah kasih mereka yang keren itu. Inget banget obrolan di hari kedua saat selesai Sholat Dhuhur di masjid tentang …….. #uhuuxx. Ternyata begitu ya? ๐Ÿ˜€ Penasaran Nenny yang mana? Yang berdiri didepan dan lebih milih menggandeng saya daripada Ari hihihihi.
  3. Azizah (@Noerazhka) Azizah adalah TL merangkap bendahara #LasemTrip kami ๐Ÿ˜€ Pertama kali tahu ID Twitter Azizah adalah ketika kami sama-sama masuk 3 besar di salah satu ronde #TurnamenFotoPerjalanan. Dia adalah “ibu” kami di #LasemTrip karena mengurusi kami semua selama disana mulai dari penginapan sampai dengan urusan lainnya. Saya sering menemui wajah bahagia saat Azizah akan membayar makanan-makanan kami. Kenapa? karena harga yang harus dibayar jauh lebih murah daripada perkiraan kami, apalagi ketika kami agak khilaf nyemil ini itu pas makan ๐Ÿ˜€ Penasaran Azizah yang mana? Yang pake jilbab hitam ๐Ÿ˜€
  4. Farhan (@Efenerr) Akhirnya bisa bertemu langsung dengan Farhan setelah lama mengikuti postingan di blognya ๐Ÿ˜€ Dia adalah traveler, travel writer, travel bloggerย dan juga abdi negara.ย Dari cerita Kiki saya jadi tahu kalau Farhan ternyata sudah hobi keluyuran sejak jaman sekolahan ๐Ÿ˜€ย #LasemTrip membuat saya mengenal sisi lain Farhan. Di blog, dia “terlihat” serius, tetapi pas ketemu langsung ternyata aslinya lucu (apalagi kalau “berantem” dengan adeknya) dan melankolis. Penasaran Farhan yang mana? Itu yang pake iket kepala.
  5. Fahmi (@Fahmianhar) Saya baru kenal Fahmi ketika di Hotel Surya. Sebelumnya bahkan kami belum pernah saling sapa via Twitter. Pertama kenal sempat mengira dia juga kerja di Dirjen Pajak, ternyata bukan ๐Ÿ˜€ Diantara kami, Fahmilah yang sering memakai kacamata hitam ketika jalan. Dia sempat terserang galau akut ketika hendak membeli Batik Lasem di “Padie Boeloe”. Tawar menawar alot pun sempat terjadi, akhirnya Fahmi mengalah pada harga yang ditawarkan mas Henry. Ndak papa, yang penting batik yang keren itu bisa dibawa pulang ๐Ÿ˜€ Penasaran Fahmi yang mana? Difoto itu tidak ada karena dia juru potretnya hehhehe
  6. Budhi (@budhi_setyawan) Dia adalah bocah Karanganyar yang berkarya di Bandung. Oiya, dia juga ketuanya Backpacker Bandung. Budhi sempat menjadi topik guyonan kami ketika di Batik Bu Sutra karena sempat dikira blasteran oleh Bu Herlina salah satu pembatik di Batik Bu Sutra. Terharu pas menyimak cerita Budhi tentang ibunya yang senang sekali ketika dia membelikan baju oleh-oleh dari Bali pas kelas 2 SMA dan bajunya masih dipakai sampai sekarang ๐Ÿ˜€ Penasaran Budhi yang mana? Yang pakai kaos merah berdiri agak di belakang.
  7. Indra (@indra_euy) Berkat #LasemTrip akhirnya Indra ngetwit lagi #Eh ๐Ÿ˜€ Dia teman sekantornya Azizah di Semarang. Sempat takjub ketika ternyata Indra bisa mengingat nama saya saat saya masih bingung membedakan dia dengan Fahmi. Wajahnya terlihat serius padahal aslinya lucu. Celetukan dan guyonannya selalu bisa memancing tawa baik ketika “debat” dengan Azizah atau “rundingan” batik dengan Budhi di Batik Bu Sutra karena mereka naksir batik yang sama ๐Ÿ˜€ ย Penasaran Indra yang mana? Yang pakai kaus hitam disamping Azizah.
  8. Kiki (Adeknya Farhan) Peserta termuda di #LasemTrip kami. Kiki adalah teman sekamar saya, karena itulah saya lebih banyak berbincang dengan dia mulai dari membicarakan kuliah sampai tema membaca tes psikologi. Kiki ini rukun sekali dengan kakaknya hehhehehe. Tidak tega juga ketika dia sampai tertidur ketika menunggui kami yang sedang berdiskusi di rumah Pak Toro sampai jauh malam. Penasaran Kiki yang mana? Yang berkaus biru dan berjilbab ๐Ÿ˜€
  9. Popo dan Dito. Mereka berdua bergabung dengan #LasemTrip dihari pertama. Ternyata sebagian besar dari kami juga baru mengenal mereka di Lasem. Saya sering salah sebut nama karena sekilas nama mereka terdengar sama. Selama #LasemTrip Dito suka sekali berlama-lama memotret tempat-tempat yang kami kunjungi, benda-benda yang kami jumpai. Popo sempat terserang gatal ketika memasuki kawasan Rumah Candu bahkan sampai kami keluar dari sana, Popo masih terserang gatal-gatal. Penasaran mereka yang mana? Popo berdiri disamping Indra, dan Dito disampingnya Budhi.
  10. Mbak Yusmei (@usemay) mbak wartawan dari Solo Pos ๐Ÿ™‚ Baru bergabung dengan kami di hari ke-2. Praktis dan asyik, itulah kesan pertama saya pada Mbak Yusmei. Dan ternyata anaknya memang asyik dan baru sebentar bergabung sudah langsung akrab dengan kami. Sama seperti Indra dan Budhi, mbak Yusmei pun terserang galau ketika memilih batik di Batik Bu Sutra. Saya tidak banyak berbincang dengan mbak Yusmei padahal banyak yang ingin ditanyakan. Kami baru berbincang face to face ketika sarapan dan pas berfoto bersama di salah satu sudut teras pabrik tegel. Mau fotonya #Eh ๐Ÿ˜€

Selama #LasemTrip kami ditemani oleh Mas Pop dan Mas Azis dari @LasemHeritage, juga Pak Danang, Pak Toro, Pak Yono, dan teman-teman dari Fokmas. Kami semua senang dengan sambutan dari beliau-beliau yang tidak hanya mengantar kami untuk menelusuri Heritage Site di Lasem, tetapi juga melibatkan kami dalam diskusi panjang tentang sejarah Lasem dan kegiatan Fokmas.

Berkat bantuan dari beliau-beliau, #LasemTrip kami semakin berkesan dan apa yang kami dapat melebihi ekspektasi. Kami semakin mengenal Lasem dengan potensinya dan cukup 2 hari untuk membuat kami jatuh cinta pada Lasem. Sikap terbuka dan semangat tinggi beliau-beliau untuk memperjuangkan Lasem telah menginspirasi kami semua.

Yang lebih menyenangkan dari #LasemTrip adalah kami tidak hanya diajak untuk mengunjungi dan mengenal beberapaย heritage siteย yang ada disana, tetapi kami juga diajak terlibat didalamnya baik melalui diskusi maupun tawaran undangan jika nanti ada even budaya disana.ย Perjalanan #LasemTrip kami belum berakhir sampai disini. Masih ada beberapa rencana yang ingin kami selesaikan.

Semoga apa yang diperjuangkan Lasem Heritage dan Fokmas bisa terwujud, dan rencana kami peserta #LasemTrip bisa segera terealisasi, Aamiin

Foto didapat dari twitpic Efenerr

(Foto didapat dari twitpictnya Farhan aka Efenerr)

(bersambung)

23 thoughts on “#TellATale #LasemTrip Tentang Teman Seperjalanan

    1. Sik, iku ungu Ar? *perhatiin ulang*

      sama-sama bertrimakasih ya Ar sudah ngajak bergabung di #LasemTrip *ga bakalan bosen bilang trimakasih untuk ini*, Eh dirimu tidak tahu kan apa yang aku & Nenny obrolin waktu selesai sholat Dhuhur di Masjid? ๐Ÿ˜€ hihihihihihi

    1. sama2 Farhan ๐Ÿ˜€ Aku pinjem fotonya 1 ya buat dipasang diatas, Kmrn kehabisan batre gr2 ga bawa charger, jd ga punya foto rame2

    1. iyaaaa ๐Ÿ˜€ Dan ini adalah ngetrip dgn rombongan jumlah besar pertama sejak lulus kuliah dulu. Ppsstt hotelnya kami “cuma” bayar 180rb untuk 4 kamar ๐Ÿ˜‰ *bendaharanya bahagia*

    1. Kapan2 kita lanjutin obrolan pas di masjid tentang “pertanda” itu ya Nen ๐Ÿ˜€ Ari jangan dibisik2i dulu hihihihihihi

  1. […] Kami semua banyak belajar dari Lasem dan perjalanan #LasemTrip. Dan di hari ke-2 perjalanan #LasemTrip kami sepakat memberikan sesuatu untuk Lasem. Masih ingat 2 paragraf terakhir pada postingan Teman Seperjalanan yang ini? […]

  2. […] Awalnya, bu dhe berkenalan dengan bapakmu dulu, kalau tidak salah gara-gara Turnamen Foto Perjalanan. Lalu, bapakmu mampir ke blog bu dhe, dan terkesan dengan tulisan tentang Apel Kristal ini. Sejak itu kami berteman baik. Baru pada tahun 2013, bu dheย berkenalan dengan ibumu, dalam sebuah trip yang sangat asyik. […]

Leave a Reply