LASEM Kota Sejarah yang Terpinggirkan Zaman

Tidak terasa, sebulan telah berlalu dari #LasemTrip tetapi masih banyak hal yang ingin kami bicarakan dan bagi tentang Lasem, baik diantara kami maupun pada orang-orang di sekitar kami.

#LasemTrip tidak hanya berisi kegiatan jalan-jalan, tetapi banyak hal lain yang kami lakukan selama #LasemTrip mulai dari berdiskusi, belajar sejarah, berinteraksi dengan penduduk lokal, interview eksklusif dengan radio disana, dan masih banyak lainnya. Mengikuti #LasemTrip membuat kami banyak melihat, merasa, dan juga belajar.

Oiya, boleh ya numpang narsis disini? 😀

Kami semua banyak belajar dari Lasem dan perjalanan #LasemTrip. Dan di hari ke-2 perjalanan #LasemTrip kami sepakat memberikan sesuatu untuk Lasem. Masih ingat 2 paragraf terakhir pada postingan Teman Seperjalanan yang ini?

Untung saja kami semua children of technology jadi walaupun tinggal di kota yang berbeda tetapi tetap bisa saling bersapa dan membahas rencana-rencana kami via online, dan akhirnya rencana kami hampir selesai. Ya! Kami semua sepakat untuk menulis tentang Lasem dan mengumpulkan tulisan-tulisan kami menjadi sebuah buku elektronik dengan harapan bisa membantu memperkenalkan Lasem dengan segala keunikan dan keunggulannya.

Hari ini Budi membagikan teaser sampul buku kami via Twitter. Inilah sekilas sampul buku kami, “LASEM Kota Sejarah yang Terpinggirkan Zaman” 😀 Buku ini masih dalam tahap akhir pengerjaan dan semoga apa yang kami bagikan melalui buku ini bisa memberikan manfaat 😀

***

Keterangan : Foto-foto diatas diambil dari album FB mbak Yusmei dan mas Budhi Pop serta twitnya Budi

chirpstory tentang ebook #Lasem bisa disimak disini 

12 thoughts on “LASEM Kota Sejarah yang Terpinggirkan Zaman

    1. Lasem ini di daerah Jawa Tengah (dekat perbatasan Jawa Timur – jawa Tengah), dan produk lokul yang terkenal batik Lasem 😀

    1. Iya Yan, kavernya kereeeen ya 😀
      Nanti kalau dirimu ngetrip ke Jawa, eh ke Tuban deh, nanti kuajak ke Lasem Yan 😀 Agustus? *uhhuuuxx*

    1. Oh gitu? Jadi sekarang kangennya sama Lasem? gak sama Nenny? *telpon Nenny* => dan Ari pun menyita apel kaca 😀

      Sama nih Ar, sementara tombo kangennya melihat foto2 saja, nanti setelah bulan Agustus kita kesana lagi *uhhuux*

    1. Sammmaaaa 😀 Penasaran dengan hasil jadinya nih mbak. Kira2 bakalan dibagi gratis gak ya? *Pengen kirim ke bbrp temen*

    1. Hwuahahhahahhaaa galaumu komplit plit plit Nen *ngguyu gulungkuming*

      Kayake awan2 leyeh2 nang terase Opa enak ya Nen? *nambahi galau*

Leave a Reply