I'm not Stalker, i'm observer

“Hah???”

“Kok tauuu???”

“Tahu dari mana???”

“Memangnya aku pernah cerita???”

“Kamu nyetalking ya???”

πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

Hahhahhahahhahaaa, iya reaksi diatas sering sekali saya temui pada teman – teman yang berhasil saya tebak rahasianya tanpa harus mereka mengaku terlebih dahulu.Β Beberapa teman saya malah menyebut saya Stalker πŸ˜€ Padahal kan saya tidak selalu nyetalking. Hanya saja, informasi – informasi tersebut melintas begitu saja dan menarik untuk ditangkap lalu dianalisa.

Dalam sebuah perbincangan, saya cenderung lebih suka mendengarkan dan menyimak daripada bercerita. Disaat yang sama otak sama mengingat informasi – informasi dalam obrolan tersebut yang nantinya akan menjadi penunjuk jawaban misteri si teman. Sebagian teman saya sering lupa tentang apa saja yang pernah menceritakan, namun seringnya saya justru lebih ingat tentang apa yang pernah dia ceritakan.

Informasi – informasi itu tidak hanya saya dapatkan dari obrolan, tetapi juga dari media sosial πŸ˜€ Belakangan, dari media sosiallah saya jadi tahu banyak hehehhehe.

Pernah suatu ketika, saya berhasil menebak sahabat baik saya sedang pedekate pada siapa dari notes-notes facebook-nya πŸ˜€
Pernah juga saya berhasil menebak 2 teman saya ada apa – apa dari Twitter mereka yang selalu muncul di waktu yang bersamaan πŸ˜€

Pernah saya menebak seseorang rahasia dari foto facebook teman yang sedang “kasmaran” πŸ˜€

Pernah saya berhasil menebak dengan siapa teman saya terkena cinta lokasi saat traveling dari foto-fotonya yang tidak sengaja melintas di TL saya πŸ˜€

Masih banyak lagi, tebakan – tebakan yang sempat membuat teman – teman saya kaget.Β Mereka tidak tahu bahwa diam – diam saya mengamati (tapi tidak menguntit) mereka, hanya sejauh apa yang melintas di TL saja.Β Ah! Semoga teman – teman saya itu tidak merasa berteman dengan detektif atau …. dukun πŸ˜€

Saya hanyalah teman biasa saja πŸ˜€ Biasa mengamati, biasa menganalisa, biasa menebak-nebak, dan biasanya sih tahu lebih banyak dari apa yang disangkakan si teman πŸ˜€

28 thoughts on “I'm not Stalker, i'm observer

    1. Kalau yang distalkingi itu yg biasanya belum kenal Yan #Eh
      Kalau teman sendiri, cukup modal dari obrolan2 kami dan apa2 yg melintas di TL. Ternyata cukup loh πŸ˜€ hahhahaha
      Hanya modal nanya “Bagaimana kabarmu dengan si itu?”, lalu mengalirlah cerita dari si teman setelah sebelumnya dia terkaget2 hihihhihii

        1. ya kalau gak kenal kan ndak bisa menganalisa Yan? Hehhehhe. Nah makanya itu, stalking perlu dilakukan untuk menganalisa mereka yg masih asing #halah

          Kalau teman sendiri sih ndak usah pake begituan #Eh

          1. Misalnya mau menganalisamu, kayaknya aku musti nyetalkingi blogmu deh Yan hehehhehe *dijelasin*

    1. Biasanya si mas mengamatinya via media apa mbak? Air? #Eh #EmangDukun?
      Jangan2 dulu sebelum ditembak, mbak Mieke diamati duluuu hehhehe

    1. Nah! Betul itu Ay ^_^
      Biasanya yang seperti ini mereka sering lupa apa saja yang pernah dicurhatkan di medsos, jadinya mereka kaget ketika tahu kita tahu

        1. Huahahahaha pengalaman pribadi ya Ay? πŸ˜€
          Eh sama kok, gara2 observasi itu aku pernah jadi dekat dengan beberapa teman

          1. iya, dulu. bukan kedekatan sih. lebih tepatnya keberpihakan. jadi ada dua orang yang kukenal berantem. aku cuma mantau di statusnya aja. tapi dari status2 itu aku jadinya rada gimana sama salah satu pihak πŸ˜€

          2. Kalau aku dulu ada teman yg lg ada masalah, trus dia bbrp hari ndak bisa senyum bahkan ketawa. Pada suatu obrolan, aku salah sebut sesuatu dan menurut dia lucu akhirnya dia tertawa.
            Pas kubilang “Seneng loh akhirnya kamu bisa tertawa”, eh besoknya dia langsung cerita semuanya dan sejak itu kami jadi dekat

  1. inilah keuntungan dari orang yang suka mendengar dan membaca πŸ˜€

    seringkali tanpa sadar orang2 disekitar kita membocorkan rahasianya sendiri

    1. Hahhahhaaa iya SInta. Bener πŸ˜€
      Karena sering mendengar dan membaca, jadinya apa2 yg ada di sekitar jadi ikut terbaca dan tidak sengaja teringat2

  2. mbak, itu poto beneran sama Oprah? qiqiqiqi, atau editan?? sorry ^^ , but anyway, keren keren keren!!!

Leave a Reply