#CeriTo Ketiga

Dalam obrolan beberapa waktu lalu, saya bercerita pada Ayih tentang “kelemahan” saya pada komunikasi verbal dan pemahaman ruang. Setidaknya begitulah hasil tes IQ saya sewaktu SMA. Dan dia malah tidak percaya dan tertawa. Bagaimana mungkin seorang yang belajar di Planology bisa memiliki pemahaman ruang yang kurang dan sering kesasar. Apalagi ketika di Jakarta kemarin, saya bisa dengan selamat sampai ke PIM tanpa diantar siapa-siapa 😉 Itu berkat “bantuan” trasportasi umum di Jakarta ^__^ Coba kalau disuruh motoran sendiri, pasti 90% kesasar, yang 10% tidak kesasar tapi membutuhkan waktu yang sangaaaaat lama karena harus rajin bertanya di sepanjang jalan.

Saya, dan beberapa teman saya, atau mungkin ada juga beberapa diluar sana, sering mengalami yang namanya “kesasar”, apalagi jika berkunjung ke daerah baru. Bahkan ada teman saya yang saking seringnya dia nyasar sampai bilang “kalau ada cewek yang kuajak jalan trus kami gak ksasar, beneran tak pek bojo” =)) ada-ada saja …

Orang-orang seperti kami ini akan merasa tertolong jika menggunakan moda transportasi umum, apalagi jika sistem trasportasi di kota/daerah itu sudah tertata dengan baik, jadi kami bisa mempelajari sistem tersebut sebelum keluyuran, dan voila! kami tidak kesasar. Lebih baik lagi jika daerah/kota tersebut menyediakan peta sistem transportasi disana, jadi sangat memudahkan kami sebagai pendatang untuk mencapai tempat tujuan kami.

Konon katanya, jika Pak Jokowi terpilih menjadi Gubernur DKI, di Jakarta akan dibangun Monorel. Walaupun saya bukan warga Jakarta, tetapi saya ikut senang mendengarnya. Selain memiliki waktu tempuh yang singkat, monorel juga cukup nyaman untuk digunakan (kecuali kalau sedang berdesak-desakan). Sangat menyenangkan jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, dan jalur monorel yang ada dapat terhubung ke moda transportasi umum lainnya seperti MRT, KRL, Trans Jakarta, maupun bus umum, sehingga mempermudah pengguna untuk berganyti moda menuju ke tempat tujuan.

Jika Jakarta sudah memiliki sistem transportasi yang tertata dan terintegrasi dengan baik satu dengan yang lainnya, Jakarta pasti akan menjadi kota yang menyenangkan untuk di jelajahi, khususnya oleh kami, pendatang yang gampang tersasar ini 😉

9 thoughts on “#CeriTo Ketiga

      1. Ooooooo jd dirimu kesulitan membaca peta Fret? *prihatin*
        Klo membaca peta, itu hobiku (hobiiii????) Dulu soale nguline nggawe peta jeh :p

    1. Hahahahaha…kebayang Mas Gebyar naik “Tiger” tapi nyasar. :))))
      *balas dendam karena dulu sering dibully bersenjatakan Tiger*

Leave a Reply