#5BukuDalamHidupku Travelove

Ada apa dengan tagar judul diatas? πŸ˜€
Jadi ceritanya, hari ini saya mendapat “invitation” via Twitter dari teman saya, Cak Oyong. Lalu, meluncurlah saya ke blog siempunya acara, mas Irwan Bajang. #5BukuDalamHidupku adalah proyek menulis bersama, yang memiliki konsep tentang buku yang paling berpengaruh dalam hidup. Berbeda dengan proyek-proyek menulis yang lain, #5BukuDalamHidupku ini hanya diselenggarakan selama 5 hari, dengan 1 postingan setiap hari.

Semoga saya bisa tuma’ninah menjalaninya. Aamiin

****

Hari ini adalah hari pertama #5BukuDalamHidupku

Buku pertama yang saya pilih adalah : TRAVELOVE πŸ˜€

Ada yang sudah pernah membacanya? Oh! ada ya πŸ™‚

Buku ini merupakan antologi yang ditulis secara berjamaah oleh : Andrei Budiman, Ariyanto. Claudia Caunang, Lalu Abdul Fatah, Rei Nina, Rini Raharjanti, Salman Faridi, Sari Musdar, dan Trinity. Mengusung tema perjalanan yang berbalut cinta menjadikan cerita-cerita didalamnya terbaca romantis.Β Selain menyuguhkan kisah-kisah cinta yang romantis, sedih, dan juga mengharukan, buku ini juga akan mengajak pembaca ntuk menjelajahi dunia melalui rangkaian kata-katanya.

Deretan nama penulis yang terpampang di bagianΒ cover buku seolah menjadi jaminan bahwa Travelove ini menarik untuk dibaca. Dan ternyata, begitulah adanya. Setiap penulis memiliki pengalaman dan gaya bercerita yang berbeda, menjadikan buku ini menjadi semakin seru untuk disimak setiap bab-nya.

Terus terang, ketika membelinya, hanya beberapa nama yang saya kenal diantaranya : Trinity, Claudia Kaunang, dan Salman Faridi. Selebihnya? Saya baru mengenal mereka lewat buku ini.

Lalu, apa yang membuat buku ini berpengaruh dalam hidup saya?

Ada satu cerita dalam buku ini yang sangat berkesan. Saking berkesannya, sampai-sampai ketika selesai membaca, saya langsung “mencari” penulisnya. Setelahnya, hidup saya tidak lagi sama *tsaaaahh*.

Rendezvouz. Itu judul favorit saya di sini. Cerita ini sudah menarik saya dalam pusarannya sejak paragraf pertama, dan tidak teralihkan sampai cerita benar-benar berakhir. Penasaran dengan paragraf pertama Rendezvouz? πŸ˜†

HakdeshMakjleb kan? Hhahahahhaaa *saya sih langsung merasa tertampar ketika membacanya, karena …… ah! gitu deh*

Dari sinilah saya berkenalan dengan sang panulis Rendezvouz, Ariyanto. ternyata orangnya seru dan juga …. lucu πŸ˜†Β Sebagai penulis yang produktif dan terkenal, dia berbeda dengan yang lainnya. Dia dengan senang hati membantu kami – pembaca bukunya – dan menyediakan waktu untuk itu. Baik ya? πŸ™‚

Saya banyak belajar menulis dari mas Ariyanto. Kadang saat tidak percaya diri dengan tulisan, dia memberi masukan. Saya ingat sekali ketika itu sedang menulis sebuah artikel yang rencananya akan dikirim ke sebuah majalah nasional. Begitu tulisan selesai, mendadak rasa tidak percaya diri menyerang. Iseng, waktu itu saya bertanya “bagaimana jika tidak PD dengan tulisan sendiri?”. Mas Ariyanto menjawab apa yang tidak bagus menurut kita, belum tentu tidak bagus menurut editor.

Saya pun nekat mengirimkan tulisan pertama saya ke salah satu majalah nasional. Alhamdulillah, selang sehari kemudian saya mendapat email dari mbak editor, tulisan saya akan diterbitkan oleh mereka.Β Setelah itu, saya makin semangat menulis dan beberapa kali “menimba ilmu” dari mas Ariyanto. Banyak saran dan masukan yang saya dapat.

Jadi, sebenarnya yang berpengaruh itu bukunya atau penulisnya? Dua-duanya πŸ˜€

Begitulah ceritanya πŸ˜€

***

Ada yang ingin ikut #5BukuDalamHidupku juga? Yuk! Mumpung masih hari pertama πŸ™‚

42 thoughts on “#5BukuDalamHidupku Travelove

          1. buku itu berBAHAYA!!!! Hhahahhahaa πŸ˜†
            *Sudah hampir 4 tahun, masih loh tersepona sama sosok si Wicak*

    1. iya Isna. Disini Trinity menceritakan bentuk cinta yang berbeda. Ternyata selain menulis lucu-lucuan, dia juga bisa nulis yg mengharu biru ya

Leave a Reply