Merinding di El Tari

Biasanya, di ujung sana terlihat deretan perbukitan yang menghijau dan berlatar langit biru cerah, tapi hari itu yang  tampak hanya warna putih. Biasanya, diluar pintu ruang tunggu ini terlihat para pegawai bandara berseliweran, baik yang mengangkut barang ke pesawat, maupun yang mengambil barang dari pesawat, tapi hari itu landasan sepi. Semua memilih berada di dalam… Read More Merinding di El Tari

Bertamu ke Maubesi

Cuaca siang itu agak mendung dan saya berharap tidak turun hujan karena perjalanan kami masih jauh. Sepertinya Gaule Jen (mas ojek kepercayaan adek) juga tidak membawa jas hujan yang bisa dipakai berdua. Lepas dari pos imigrasi Winni – Oecusse, kami harus berteduh menunggu hujan reda. Seringnya, hujan di Pulau Timor ini hanya berlangsung sebentar, tetapi sangat deras.… Read More Bertamu ke Maubesi

[Cerpen] Pertunjukan Terakhir untuk Aminah

Jam dinding sudah menunjukkan pukul 4 sore saat kukemasi perlengkapan pertunjukan dan memasukkannya kedalam tas. Tidak banyak yang kubawa, hanya beberapa topeng dan sebuah terusan putih bermotif polkadot hitam. Sekilas, kulirik jam dinding. Masih ada waktu 30 menit lagi sebelum pertunjukan dimulai.